
progresifjaya.co.id, – DEPOK – Usai merampungkan gelaran Musyawarah Kota (Mukota) VI Kadin Kota Depok, organisasi wadah pengusaha ini resmi menetapkan nakhoda baru untuk masa bakti 2026–2031, yakni dr. Karlina, MARS.
Kehadirannya dinilai membawa angin segar bagi iklim investasi, penguatan UMKM, dan kepastian arah kolaborasi dunia usaha di Kota Depok.
Momentum peralihan kepemimpinan ini disaksikan langsung oleh Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi.
Menanggapi hasil musyawarah tersebut, Almer menegaskan bahwa seluruh proses organisasi dan demisioner kepengurusan lama telah selesai dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
Saat ini, tim formatur yang dipimpin langsung oleh dr. Karlina sedang bekerja menyusun struktur kepengurusan baru.
Almer juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan sebelumnya di bawah Miftah Sunandar, serta membeberkan rencana untuk merangkul Miftah ke tingkat provinsi.
”Proses demisioner sudah tuntas dalam musyawarah. Ke depan, Pak Miftah rencananya akan kita tarik untuk memperkuat jajaran Kadin Jawa Barat. Untuk pelantikan pengurus Kadin Kota Depok yang baru, kami agendakan secara serentak bersama 18 Kabupaten/Kota lainnya pada akhir Oktober mendatang,” terang Almer.
Almer menambahkan, Kadin Jawa Barat akan terus mengawal dan menyinergikan berbagai program strategis dengan Kadin Depok.
Fokus utamanya mencakup pemberdayaan UMKM, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga kemitraan antarwirausaha di wilayah Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Depok terpilih periode 2026–2031, dr. Karlina, MARS, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas mandat dan kepercayaan yang diberikan padanya.
Ia menegaskan bahwa kelancaran Mukota VI merupakan buah dari soliditas seluruh panitia, jajaran pengurus demisioner, serta bimbingan dari Kadin Jawa Barat.
Dalam masa awal kepemimpinannya, dr. Karlina MARS mengungkapkan, Ia diberi waktu 30 hari oleh tim formatur untuk mematangkan komposisi kepengurusan yang inklusif, menggabungkan keterwakilan pengurus lama serta para pelaku usaha baru yang bergabung.
”Langkah awal kami adalah menuntaskan susunan kepengurusan baru dalam 30 hari ke depan untuk dilaporkan ke Kadin Jabar,” ujarnya.
“Setelah itu, kami bersama-sama akan menyusun program kerja prioritas hingga akhir tahun 2026,” sambung dr. Karlina.
Menyoroti program kerja 100 hari pertamanya, dr. Karlina menegaskan komitmennya untuk segera mewujudkan berdirinya Graha Kadin Kota Depok.
Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Depok yang berkomitmen menyiapkan lahan, serta jaminan pendanaan dan sinergi dari Kadin Jawa Barat bersama seluruh elemen pengusaha di Kota Depok.
Selain pembangunan infrastruktur gedung, penguatan daya saing UMKM lokal juga menjadi skala prioritas yang siap digenjot dalam waktu dekat. (Agus Tanjung)



