BERITA UTAMA MEGAPOLITAN

Syafrin Tegaskan Career Fest Tidak Sekedar Bursa Kerja

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Walikota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menegaskan kegiatan Career Fest tidak hanya sekedar bursa pencarian kerja biasa, melainkan sarana mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.

Demikian diungkapkan Syafrin dalam kegiatan Career Fest 2026, yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Selatan dengan menghadirkan 37 perusahaan dan membuka 3.857 lowongan kerja dan berlangsung di Balai Prajurit Ragunan, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, selama dua hari pada Kamis dan Jumat (3-4/9).

Diungkapkan Syafrin, pelaksanaan kegiatan Career Fest bisa bermanfaat dan menjadi momentum ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pencari kerja, dunia pelatihan dan masyarakat agar upaya menekan laju pengangguran terbuka membuahkan hasil maksimal.

Dia menggarisbawahi pentingnya link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui ajang ini, lanjutnya, institusi pendidikan diharapkan dapat memetakan kebutuhan riil pasar kerja sehingga mampu mencetak lulusan yang siap pakai.

“Upaya berkelanjutan ini menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) di Jakarta Selatan mencatatkan penurunan menjadi 5,79 persen,” ucapnya.

Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin, menjelaskan bahwa skema penyerapan tenaga kerja melalui job fair terbukti efektif dengan tingkat keberhasilan mencapai 40 persen.

Meski begitu, tambahnya, proses seleksi mulai dari verifikasi berkas hingga wawancara tetap membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga bulan.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar 6,18 persen, angka TPT Jakarta bertahap turun ke 6,05 persen dan kini menyentuh 5,79 persen, ” ungkapnya.

Menurutnya, setiap kawasan memiliki karakteristik unik untuk Jakarta Selatan lebih didominasi sektor perhotelan (hospitality) dan perkantoran, berbeda dengan Jakarta Timur atau Utara yang padat sektor industri.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menegaskan komitmennya dalam mengawal program-program yang mendorong pemerataan kesempatan kerja bagi warga ibu kota.

“Ketika masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak, kesejahteraan akan tumbuh dan ketimpangan berkurang. Mari jadikan kegiatan ini sebagai langkah nyata mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi Jakarta,” tambahnya.

Penulis/Editor: Maruf

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *