MEGAPOLITAN

Darurat Sampah, DLHK Kota Depok Kerahkan Strategi Penuh untuk Tekan Penumpukan Sampah

progresifjaya.co.id, DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mengungkap kondisi darurat sampah yang kini mencapai 1.265 ton per hari. Situasi ini mendorong DLHK mengerahkan strategi penuh untuk menekan penumpukan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang memperparah persoalan di lapangan.

Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman, menegaskan bahwa pihaknya terus bekerja di bawah arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok guna memperbaiki sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Permasalahan sampah yang hari ini memasuki fase yang sungguh mengkhawatirkan perlu kewaspadaan tinggi, terlebih dengan adanya cuaca ekstrem,” ujar Abdul Rahman dalam apel Jumat bersih bersama Kementerian Lingkungan Hidup di sepanjang Jalan Kemiri Muka, Beji, Jumat (12/12/2025).

DLHK Depok juga melaporkan rencana kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengolah 1.000 ton sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Upaya kerjasama ini ditargetkan berjalan sebelum tutup tahun sebagai langkah strategis mengurangi beban TPA.

“Kami akan melaksanakan kerja sama dengan pihak ketiga untuk melakukan pengolahan sampah dengan kapasitas 1.000 ton,” tambahnya.

Selain itu, DLHK mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis kawasan melalui TPS 3R dan Unit Pengolahan Sampah (UPS). Dari 29 UPS yang sebelumnya ada, baru satu yang berhasil ditingkatkan kapasitasnya dari 1 ton menjadi 15 ton per hari.

“Tahun depan ada empat UPS yang akan kita dorong. Totalnya, empat UPS itu mampu meningkatkan pengolahan dari 4 ton menjadi 50 ton per hari,” jelasnya.

Abdul Rahman juga meminta perhatian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terutama terkait pemenuhan aturan penutupan sistem open dumping yang selama ini menjadi tantangan besar bagi Depok. Penyusunan dokumen amdal lingkungan TPA Cipayung juga sedang dipersiapkan sebagai syarat percepatan pengelolaan.

“Kami berharap Kementerian LH melihat upaya ini sebagai keseriusan kami. Sangat kompleks hambatan yang ada, tetapi Depok tidak diam,” kata Abdul Rahman.

Ia menegaskan, seluruh langkah yang dilakukan merupakan bagian dari strategi besar DLHK untuk memperbaiki tata kelola sampah secara berkelanjutan. “Aksi pagi ini mungkin kecil, tetapi kami akan terus bekerja di bawah bimbingan KLH dan dukungan seluruh stakeholder,” tuntasnya. (Agus Tanjung)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *