HUKUM & KRIMINAL

Terjunkan 1.810 Personel Amankan Malam Takbiran, Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tak Lakukan Konvoi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Sebanyak 1.810 personel akan diterjunkan Polda Metro Jaya untuk mengamankan perayaan malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 H. Polda Metro Jaya ingin memastikan perayaan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Sebanyak 1.810 personel pengamanan malam takbiran 2026 yang diterjunkan itu terdiri dari 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel Polres.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto dalam pernyataan resminya mengatakan,
ke- 1.810 personel itu akan disebar di titik-titik pengamanan yang sudah dipetakan. Fokus utama pengamanan adalah di kawasan Monas, Bundaran HI dan koridor Sudirman-Thamrin.

“Personel yang diterjunkan nanti dibagi ke dalam Sektor A Monas sebanyak 100 personel, Sektor B Monas sebanyak 274 personel, Sektor C Bundaran HI sebanyak 533 personel, serta pengamanan kamseltibcarlantas sebanyak 903 personel,” kata Kombes Pol Bhudi ke awak media, Jumat, 20 Maret 2026.

“Sementara yang jadi fokus pengamanan di antaranya, TL Harmoni, Jalan Veteran, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Pospol Medan Merdeka Barat, Tenda Putih Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, TL Kebon Sirih, dan TL Sarinah,” tambahnya.

Dikatakannya juga, Polda Metro sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta pengamanan secara situasional di kawasan Monas, Bundaran HI, koridor Sudirman-Thamrin serta titik-titik pendukung lainnya. Sebanyak 903 personel kamseltibcarlantas yang disiagakan akan bertugas melakukan pengaturan, penjagaan, penguraian arus, serta langkah-langkah rekayasa lalu lintas sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Selanjutnya, Kombes Pol Bhudi juga menyampaikan imbauannya ke masyarakat agar tidak melakukan konvoi selama malam takbiran. Soalnya hal ini akan berpotensi mengganggu ketertiban saat malam takbiran.

Menurutnya, pengamanan malam takbiran dipastikan akan dilakukan dengan pendekatan preemtif, preventif, dan persuasif. Langkah ini ditempuh supaya masyarakat tetap bisa melakukan kegiatan dengan aman, nyaman, lancar, demi terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Polda Metro Jaya menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar merayakan malam takbiran secara tertib, aman, dan khidmat. Tidak melakukan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Juga tidak menyalakan petasan, tidak melakukan kebut-kebutan liar, dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan,” tegasnya. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *