
Sejoli berinisial DO (35) dan EP (31) kena garuk Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya karena diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Sejoli berinisial berinisial DO (35) dan EP (31) kena garuk Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya karena diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 22 Mei 2026 lalu.
Tergaruknya sejoli ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jalan Keluarga, Palmerah, Jakarta Barat. Berangkat dari informasi ini, petugas Unit 1 Subdit 3 kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang dicurigai.
Setelah melakukan observasi, target yang diduga akan melakukan transaksi narkotika pun didapat. Petugas langsung sigap bergerak cepat untuk menggaruk target yang sedang berada di pinggir Jalan Keluarga, tepatnya di depan Kost Manggis 2, Palmerah.
Saat dilakukan penggeledahan, satu paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 6,13 gram yang disimpan dalam sebuah paperbag pun ditemukan. Selain itu, dua unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, serta satu bungkus plastik klip yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika juga didapat.
“Kami dari Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menggaruk target sejoli berinisial DO dan EP di Jalan KH Sadang Gg. Keluarga RT 006 Rw 012 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat,” kata Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto dalam siaran persnya, Rabu, 3 Juni 2026.
Setelah penggarukan tersebut, pengembangan kemudian dilakukan ke tempat tinggal terduga di sebuah rumah kos di kawasan Palmerah. Dari lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.
“Kami juga amankan barang bukti berupa sabu yang dimasukan ke dalam botol dan dipackaging melalui paket. Berikut juga ada timbangan dan alat komunikasi yang digunakan oleh terduga,” kata AKP Ari.
“Proses penggarukan ini berkat kerja sama dengan masyarakat yang melaporakan kepada kami. Laporan segera kami respons dan akhirnya bisa menggaruk sejoli beda kelamin yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika.”
“Kami juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari narkoba, Jaga lingkungan, lindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tambahnya menegaskan.
Penulis/Editor: Bembo



