
Boston Celtics berhasil mempermalukan LA Lakers dalam laga rivalitas historis terbaik NBA ke 377 secara head to head di TD Arena, Boston, Jumat, 5 Desember 2025 malam waktu setempat. Boston Celtics mempermalukan tamunya dengan skor akhir 126 – 105.
progresifjaya.co.id, JAKARTA — Boston Celtics tampil sangat full power dan mendominasi alur permainan LA Lakers pada perjumpaan rivalitas historis terbaik NBA ke 377 secara head to head di TD Arena, Boston, Jumat, 5 Desember 2025 malam waktu setempat.
Boston Celtics membukukan skor akhir 126 – 105, selisih 21 poin kemenangan yang paten banget untuk mempermalukan LA Lakers di hadapan ribuan penonton tuan rumah yang juga fans berat Boston Celtics.
Dominasi permainan Boston Celtics sudah jelas terlihat sejak dimulainya tipoff. Keunggulan memuncak sampai angka 29 poin terbangun sejak babak pertama. Sedangkan tim tamu LA Lakers malah terlihat sempoyongan dan kurang greget karena tumpulnya tenaga gedor buat mendobrak pertahanan Boston Celtics. Ada sedikit peluang emas saat LA Lakers berkesempatan memangkas selisih jadi 15 poin jelang kuarter keempat. Tapi sayangnya kesempatan tersebut tak digunakan dan hilang dengan sendirinya.
Kesempatan jadinya untuk Boston Celtics menginjak makin dalam pedal gas saat kuarter keempat dengan laju 9-0 yang hampir memastikan jadi sebuah kemenangan.Tanpa keberadaan LeBron James , Luka Doncic, dan Marcus Smart di dalam skuad, LA Lakers semalam memang kelihatan jadi macan ompong di hadapan Boston Celtics.

Meski Austin Reaves bisa tampil gemilang di babak kedua, namun itu belum cukup untuk jadi pengganti power yang hilang akibat absennya aLeBron, Doncic dan Smart.
Reaves memang jadi bintang The Lakers di laga ini. Dia menutup laga dengan 36 poin dan delapan assist. Sementara Gabe Vincent menambahkannya dengan 18 poin.
Sedangkan untuk Boston Celtics ceritanya beda lagi. Meski masih tanpa power sang superstar Jayson Tatum, tapi sang penggantinya yakni Jaylen Brown bisa memperlihatkan dan membuktikan kualitas dirinya yang qualified sebagai team leader.
Kepemimpinannya yang penuh gaya itu juga ditandainya dengan amukan buat 30 poin, delapan rebound, dan delapan assist. Satu bentuk luapan dan amukan dari ekspresi dan emosionalnya yang tertahan saat menepi dan absen pada laga penghancuran Washington Wizards dengan selisih skor 45 poin yang memalukan. Sedangkan Derrick White yang saat timnya melumat Wizards tampil superior, di laga menghadapi Lakers mencetak 19 poin serta memasukkan 5 dari 10 tembakan tiga angkanya.
Secara alur serangan, pembuktian Boston Celtics sebagai tim yang bisa tampil efisien sangat nyata terlihat. Para pemain tim ini mampu buat catatan memasukkan 24 dari 45 tembakan tiga angka (53,3%). Tercatat ada tujuh pemain Boston Celtics yang berhasil memasukkan setidaknya dua tembakan tiga angka pada laga melawan LA Lakers dari berbagai arah semalam.

Kemampuan tembakan tiga angka yang ditunjukkan Boston Celtics seperti semalam itu tak ubahnya juga seperti bentuk tampilan show of force. Boston Celtics pamer ketajaman dan kekuatan taji untuk bikin nyali LA Lakers ciut. Paten terbukti, memang. Kepercayaan diri The Lakers untuk bertanding pelan-pelan rontok sampai nyaris botak. Merasa jadi riweuh dan hilang akal The Lakers untuk coba mengalahkan Boston Celtics. Sampai-sampai ternilai sah juga untuk berbahasa ke orang lain dengan kalimat yang bunyinya, “Adalah satu kemustahalan yang mustahil untuk bisa mengalahkan Boston Celtics”. Cakep.
Kemenangan Boston Celtics atas LA Lakers semalam juga membuat Celtics sekarang terpandang sebagai salah satu tim terpanas di liga berkat terus meroketnya performanya. Tim ini juga berhasil memenangkan sembilan dari 11 pertandingan terakhirnya. Dan juga berstatus sebagai tim peringkat 5 teratas di liga sebelum berhadapan dengan LA Lakers semalam.
Memang sih, musim kompetisi masih panjang. Tapi jika melihat statistik 11 pertandingan terakhir yang sudah dilewati, bolehlah dipakai untuk jadi rujukan valid bahwa The Green Machine Boston Celtics itu memang tim bola basket berkualitas bagus dengan rangkaian sejarah panjang dan prestasinya yang melegenda. This’s my favorite and beloved basketball team. Die hard for this’s team, bro.
Dan terakhir, setelah sukses mempermalukan rival abadinya LA Lakers di TD Arena, selanjutnya Boston Celtics akan bertandang ke Scotiabank Arena, Toronto, Ontario, Kanada, pada hari Minggu 7 Desember 2025. Di venue ini Boston Celtics akan menantang tuan rumah Toronto Raptors, tim peringkat 3 di klasemen sementara Wilayah Timur. (Bembo)



